Perang Saudara Amerika


Perang Saudara Amerika
American Civil War Montage 2.jpg
Kiri atas: Rosecrans di Sungai Stones, Tennessee; kanan atas: tawanan Konfederasi di Gettysburg; bawah: Pertempuran Benteng Hindman, Arkansas
Tanggal 12 April 1861 – 9 April 1865 (pertempuran terakhir selesai 13 Mei 1865)
Lokasi Amerika Serikat Selatan
Hasil Kemenangan pihak Union, rekonstruksi, penghapusan perbudakan
Casus belli Serangan Konfederasi ke Benteng Sumter
Pihak yang terlibat
US flag 34 stars.svg
Negara Utara
(“Union”)
Confederate National Flag since Mar 4 1865.svg
Negara Konfederasi Amerika
(“Konfederasi”)
Komandan
Pemimpin pihak Union Pemimpin pihak Konfederasi
Kekuatan
2.200.000 1.064.000
Jumlah korban
110.000 gugur di medan perang
total korban tewas: 360.000 orang
275.200 terluka
93.000 gugur di medan perang
total korban tewas: 260.000 orang
lebih dari 137.000 orang terluka

Perang Saudara Amerika adalah perang yang terjadi antara 1861 dan 1865 di Amerika Serikat (AS). Sekelompok negara bagian di bagian selatan ingin merdeka, sedangkan pemerintahan dan negara-negara bagian di utara ingin menjaga AS tetap utuh.

—untuk lengkapnya bisa di download di atau klik disini atau klik “read more” dibawah ini—

Penyebab

Di Selatan, banyak orang yang menjadi budak yang dimiliki orang lain, dan sebagian besar pekerjaan di ladang dikerjakan oleh mereka. Sedangkan negara-negara bagian di utara telah memutuskan membuat hukum yang menyatakan tak seorang pun bisa memiliki orang lain. Negara-negara utara itu disebut “negara bagian bebas”, dan di selatan “negara bagian budak”. Selain itu, sebagian besar tanah milik AS di barat belum dibagi atas negara bagian, namun teritori, di mana penduduk bukan penduduk asli tinggal. Tak seperti negara bagian, teritori itu tak membantu memutuskan siapa yang bakal jadi presiden, dan teritori itu tak mengirim wakilnya ke Washington, DC untuk membuat hukum seluruh negeri. Banyak orang kulit putih pindah ke sana, dan tiap orang setuju bahwa suatu hari semua teritori itu harus disebut negara bagian. Di utara, orang ingin negara-negara bagian itu menjadi negara bebas. Di selatan, orang menginginkannya menjadi negara bagian budak. Abraham Lincoln berasal dari utara, dan saat ia berpacu demi jabatan presiden ia berkata bahwa semua negara bagian itu menjadi negara bagian bebas, meski ia tak merencanakan menyuruh tiap budak di negara bagian budak itu. Para pemilik budak di selatan juga takut akan beberapa orang yang mengatakan mereka ingin menjadikannya kejahatan untuk memiliki para budak di semua bagian AS. Banyak juga orang di utara yang tinggal di kota-kota dan bekerja di pabrik, dan mereka menginginkan kebijakan yang membantu ekonominya. Namun banyak orang di seltan yang tinggal di kota kecil dan bekerja di pertanian, dan menginginkan kebijakan yang mendukung ekonominya. Mereka sering tak bisa setuju pada keputusan terbaik.

Saat Lincoln memenangkan pemilu dan menjadi presiden baru, banyak negara budak yang memisahkan diri AS, dan membentuk negara baru, Negara Konfederasi Amerika, yang beribukota di Richmond, Virginia.

Perang

Pada 4 Februari 1861,Sebelum Lincoln ke kantor,tujuh negara bagian sudah menyatakan bergabung dengan Union.Keadaan meruncing pada 4 Maret dan pemberontakan kecil pun mulai bermunculan.Hingga akhir tahun 1861,Missouri dan Kentucky dibagi.Pro-Selatan dan Pro-Utara[Pemerintah] Ada 23 negara yang setia pada Uni selama perang,yaitu:California,Delaware,Illinois,Indiana,Iowa,Kansas,Kentuky,Maine,Maryland,Massachusetts, Michigan,Minnesota,Missouri,New Hampshire,New Jersey,New York,Ohio,Oregon,Pennsylvania,Rhode Island,Vermont,dan Wisconsin.

Ada 2 daerah penting di mana perang itu terjadi – di barat dan di timur.

Civil war 1861-1865.jpg

Di wilayah timur, ada ibukota AS, Washington, District of Columbia, dan ibukota Konfederasi di Richmond. Kedua kota itu hanya berjarak 90 mil. Di daerah ini, pemimpin militer Konfederasi ialah Robert E. Lee. Lee adalah jenderal yang baik, dan banyak memenangkan pertempuran. Meski memiliki banyak prajurit, utara tak bisa menduduki Richmond dengan mudah hingga akhir perang pada 1865.

Di wilayah barat, ada sungai besar, Sungai Mississippi. Ulysses Grant (yang kemudian menjadi Presiden AS) banyak memenangkan pertempuran di sini. Pasukan utara menduduki hampir semua kota di sungai Mississippi, namun Konfederasi masih memegang Vicksburg. Pada 4 Juli 1863, Vicksburg menyerah pada Ulysses. Ini membagi Konfederasi menjadi 2.

Lincoln memutuskan bahwa Ulysses ialah jendral terbaiknya. Ia mengangkat Ulysses jenderal di bagian timur. Grant menyerang Lee kembali. Lee menyadari pasukannya kalah banyak dan ia menyerah pada Grant.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: